Efisiensi Input Data (tambah & Ubah) dengan PHP dan MySQL

Artikel ini terdiri dari 2 bagian. Bagian pertama adalah bagaimana mengefisienkan input data, dalam hal ini tambah dan ubah. Artikel ke dua akan berisi tentang efisiensi pemasukan data, tambah dan ubah.

Ada empat (4) operasi dasar tabel database, yaitu: lihat, tambah, ubah, dan hapus. Bila kita membuatnya dengan web scripting, secara konvensional kita akan membuatnya menjadi 6 + 1 berkas/file, yaitu:

  1. Lihat, berfungsi untuk menampilkan baris-baris data (record) dalam tabel tersebut.
  2. Tambah, berfungsi untuk menampilkan form masukkan untuk mengisi data, yang dioper ke proses tambah.
  3. Proses tambah akan menerima data dari halaman Tambah dan memasukkannya ke tabel bersangkutan.
  4. Ubah berfungsi sama dengan berkas tambah, plus menampilkan data-data bersangkutan yang ingin diubah.
  5. Proses ubah akan menerima data dari halaman Ubah dan memasukkannya ke tabel.
  6. Hapus menerima kunci dari halaman Lihat dan menghapus data sesuai dengan kunci tersebut.
  7. Koneksi (menghubungkan antara web scripting dan database bersangkutan).

Dari (7) tujuh  file tersebut, dapat kita efisiensikan menjadi 5 + 1 berkas, yaitu dengan menggunakan ulang kode di halaman Tambah pada bagian Ubah, dan menggabungkan proses tambah dan proses ubah menjadi satu file (artikel #2).

Efisiensi input data pada artikel ini tidak akan begitu kentara, karena masih akan ada 2 berkas, yaitu halaman Tambah dan halaman Ubah. Hanya saja, kita tidak mengetik ulang kode untuk menampilkan form input di halaman Ubah, tetapi mengambilnya dari halaman Tambah. Untuk lebih jelasnya, mari kita ikuti alurnya, mulai dari halaman Lihat. Mari kita lihat tutorialnya!

Langkah 1

Halaman Lihat di sini berfungsi sebagai halaman sentral, yang mana semuanya bermuara dan sekaligus merupakan daerah hilirnya. Fungsi tambah dan ubah dapat kita akses dari halaman ini, dan sehabis proses tambah/ubah ke tabel bersangkutan di database, kita akan dioper kembali ke halaman ini.

Halaman lihatTamu.php

 Langkah 2

Begitu kita klik di tautan (hyperlink) ‘Tambah Tamu‘ di bawah daftar tamu kita, kita akan dioper ke halaman tambahTamu.php, seperti pada gambar dibawah ini .

 

Perbedaan antara kode tambah konvensional dengan kode ini adalah pada bagian action form dan value di masing-masing input. Untuk form action dan nama tombol, diperlukan kode php seperti pada baris 1 s/d 14. Inti dari kode tersebut adalah mengecek apakah ada id (primary key). Bila tambah, kita tidak perlu tahu id. Untuk mengubah, kita harus tahu id (primary key) dari record yang ingin kita ubah. Karenanya, kita bisa men-set halaman sesuai dengan kegunaan berdasarkan ada-tidaknya id.

Dan ketika kita meng-klik di tautan (hyperlink) ‘ubah‘ di samping record kita, kita akan dioper ke halaman ubahTamu.php

Berikut kodenya :

Nah, untuk kode Ubah konvensional, baris 26 ke bawah berisi kode seperti pada halaman tambahTamu.php. Untuk kode kita di sini, kita hanya perlu memasukkan file tambahTamu.php ke sini, karena kodenya hampir sama, sehingga kita tidak perlu mengetik ulang kode untuk form input tersebut.

OK, sekian dan terima kasih. Sampai ketemu di artikel lanjutannya, Efisiensi simpan dan Update Record Tabel dengan PHP & MySQL. Contoh kode disertakan, dan dapat diakses disini (412)(zip).

Selamat mencoba! ^_^

Tonny Sofian

Tonny bekerja sebagai pengajar di LKP PalComTech Jambi. Bidang materi yang diajarkan adalah pemrograman seperti PHP & MySQL serta Linux.

3 comments

  1. info yang menarik, terima kasih sudah sharing pak

  2. yep, sama2.. semoga bermanfaat :)

  3. trims mr….sangat membantu.
    terus berkarya mr,,,,, berbagi itu indah

    salam kenal :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

[+] kaskus emoticons nartzco