Expert System (Sistem Pakar)

Apa Sistem Pakar Itu ?

Langkah pertama dalam menyelesaikan setiap masalah adalah dengan mendefinisikan terlebih dahulu ruang lingkup permasalahan tersebut atau domain untuk permasalahan yang akan diselesaikan. Hal ini juga berlaku untuk pemrograman Artificial Intelligence (AI). Namaun karena hal-hal yang berkaitan dengan mistis berpadu dengan AI maka masih ada sesuatu yang melekat untuk tetap mempercayai pepatah lama “merupakan bagian dari masalah AI jika masalah tersebut belum diselesaikan”. Definisi yang populer lainnya dari AI adalah bahwa “AI menjadikan komputer berakting dan bergaya seperti halnya para artis berakting di bioskop”. untuk saat ini banyak permasalahan dunia nyata yang diselesaikan menggunkan AI dan banyak juga aplikasinya yang dikomersilkan.

AI mempunyai banyak ruang lingkup atau bidang. Bidang sistem pakar merupakan penyelesaian pendekatan yang sangat berhasil/bagus untuk permasalahan AI klasik dari pemrograman intelligent (cerdas). Profesor Edward Feigenbaum dari universitas Stanford yang merupakan seorang pelopor awal dari teknologi sistem pakar, yang mendefinisikan sistem pakar sebagai “…suatu program komputer cerdas yang menggunakan knowledge (Pengetahuan) dan prosedur inferensi untuk menyelesaikan masalah yang cukup sulit sehingga membutuhkan seorang yang ahli untuk menyelesaikannya.”

AI

Ruang lingkup Artificial Intelligence (Kecerdasan buatan)

Sistem Pakar merupakan salah satu cabang dari AI yang membuat penggunaan secara luas knowledge yang khusus untuk penyelesaian masalah tingkat manusia yang pakar. Seorang pakar adalah orang yang mempunyai keahlian dalam bidang tertentu, yaitu pakar yang mempunyai knowledge atau kemampuan khusus yang orang lain tidak mengetahui atau mampu dalam bidang yang dimilikinya. Knowledge dalam sistem pakar merupakan seorang ahli, atau knowledge yang umumnya terdapat dalam buku, majalah dan orang yang mempunyai pengetahuan tentang suatu bidang. Sistem pakar telah banyak diaplikasikan dalam berbagai bidang yang trend saat ini, seperti bisnis, kedokteran, ilmu pengetahuan, dan teknik. (Arhami, 2005).

Bagian dalam sistem pakar terdiri dari 2 komponen utama yaitu knowledge base  base yang berisi knowledge dan mesin inferensi yang menggambarkan kesimpulan. Kesimpulan tersebut merupakan respons dari sistem pakar atas permintaan pengguna. (Arhami, 2005).

AI2

Konsep Dasar Fungsi Sistem Pakar

Berikut ini akan dipaparkan menengenai perbandingan Kemampuan Pakar dengan Sistem Pakar :

Tabel Perbandingan Kemampuan Seorang Pakar

Dengan Sistem Pakar

pakar3

Dari tabel diatas dapat dikembangkan dengan penjelasan tentang keunggulan sistem pakar dibandingkan seorang pakar (Arhami, 2005), yaitu :

  1. Sistem pakar bisa digunakan setiap hari menyerupai sebuah mesin sedangkan seorang pakar tidak mungkin bekerja terus-menerus setiap hari tanpa beristirahat.
  2. Sistem pakar merupakan suatu software yang dapat diperbanyak dan kemudian dibagikan ke bagian lokasi maupun tempat yang berbeda-beda untuk digunakan, sedangkan seorang pakar hanya bekerja pada satu tempat dan pada saat yang bersamaan.
  3. Suatu sistem pakar dapat diberi pengamanan untuk menentukan siapa saja yang mempunyai hak akses untuk menggunakannya dan jawaban yang diberikan oleh sistem terbebas dari proses intimidasi/ancaman, sedangkan seorang pakar bisa saja mendapatkan ancaman atau tekanan pada saat menyelesaikan permasalahan.
  4. Pengetahuan (Knowledge) yang disimpan pada sistem pakar tidak akan bisa hilang/lupa, dalam hal ini tentu harus didukung oleh maintenance yang baik, sedangkan pengetahuan seorang pakar manusia lambat laun akan hilang karena meninggal. Walaupun pengetahuan yang dimilikinya dalam waktu yang singkat tidak akan hilang, akan tetapi bisa saja seorang pakar mengundurkan diri dari pekerjaannya, pindah tugas atau dipecat dari pekerjaan sehingga organisasi yang mempekerjakannya akan kehilangan seorang pakar yang berbakat.
  5. Kemampuan memecahkan masalah pada suatu sistem pakar tidak dipengaruhi oleh faktor dari luar seperti intimidasi, perasaan kejiwaan, faktor ekonomi, ataupun perasaan tidak suka. Sedangkan seorang pakar dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor luar sehingga dapat memunculkan jawaban yang berbeda-beda atas pertanyaan yang diajukan walaupun masalahnya sama.
  6. Kecepatan dalam memecahkan masalah pada suatu sistem pakar relatif lebih cepat dibandingkan oleh seorang pakar manusia.
  7. Biaya menggaji seorang pakar lebih mahal bila dibandingkan dengan penggunaan program sistem pakar.

Dibawah ini dapat dilihat mengenai perbandingan Sistem Konvensional dan Sistem Pakar :

Tabel Perbandingan Sistem Konvensional dan Sistem Pakar

pakar4

Selanjutnya ….

Evi Fadilah

Dosen Tetap Program Studi Sistem Informasi STMIK PalComTech

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

[+] kaskus emoticons nartzco