Cara Mendaftarkan IOS Cisco Di GNS 3

Hello Palcomster….. ketemu lagi dengan saya.  Kali ini saya masih membahas masalah jaringan. Di dalam arsitektur jaringan dikenal adanya istilah medium device dan end device. Medium device merupakan komponen perantara dari 2 host atau 2 network yang berbeda atau lebih. Kalian tahu apa saja medium device tersebut ? Medium device tersebut diantaranya bisa modem, router, switch, access point dan lain-lain. Sekarang ini banyak produsen yang menjadikan medium device menjadi 1 paket lengkap, maksudnya dari komponen terpisah tadi dijadikan menjadi 1 device saja.

Mengapa produsen berlakukan seperti itu ? ya salah satu tujuannya adalah bisa menghemat biaya pengeluaran bagi konsumen dan banyak produsen perangkat keras jaringan membidik konsumen perorangan atau usaha mikro karena pengguna perangkat keras jaringan yang paling besar adalah konsumen perorangan dan usaha mikro selain perusahaan besar/enterprise, contoh saja modem+router, router AP. 1 alat punya 2 fungsi atau lebih jadi dengan biaya pengadaan medium device kurang dari Rp. 1.000.000 kita sudah dapat 2 fungsi dalam 1 device medium device.

Lalu Kapan kita bisa menggunakan medium device ? Kapan pun kita bisa menggunakan medium device, seperti yang sudah saya jelaskan di atas bahwa bisa kita gunakan pada saat menghubungkan 2 network yang berbeda. Siapa saja yang bisa menggunakan medium device networking ? Orang-orang yang mempunyai pengetahuan di jaringan bisa saja network engineer, network analyst, IT staff, IT support.

Dimana kita bisa menggunakan medium device ? Bisa di rumah, bisa di perusahaan bisa juga di networking room. Kemudian bagaimana kita bisa melakukannnya atau menerapkan medium device ? Sebelum kita menerapkan dan konfigurasi medium device ada baiknya kita pelajari dulu konfignya. Ada banyak medium device di dunia jaringan ada yang harganya terjangkau (perorangan/usaha mikro) ada juga yang enterprise. Kalau low end kita bisa belajar langsung dengan alatnya tetapi kalau yang enterprise ada baiknya belajar dulu biar paham, contohnya medium end milik cisco, mikrotik dan junos (juniper os basis bsd).

Ada banyak tools simulator yang bisa membantu untuk proses belajar konfigurasi medium device seperti packet tracer milik cisco yang sengaja di berikan secara gratis untuk proses belajar simulator jaringan, simulator ini memberikan kemudahan bagi usernya hanya saja kita tidak bisa melakukan pemilihan ios yang akan digunakan untuk medium device. Kemudian ada juga GNS3 yang diberikan secara gratis karena di bawah lisensi GPL.

Hanya saja GNS3 memiliki perbedaan jauh dengan packet tracer. Diamana template router, server, AW +FIREWALL , PIX FIREWALL, ASA FIREWALL dan IDS harus di tambahkan. Contoh saja kalau kita mau menggunakan router cisco 2600 maka ios dari router 2600 harus ditambahkan secara manual. Bisa di bilang di GNS3 merupakan simulator jaringan yang sangat mendekati keadaan real. Dan untuk client dan server di GNS3 melibatkan VirtualBox sebagai virtual komputernya.

Kemudian bagaimana cara menambahkan IOS cisco ke dalam GNS3? Berikut cara-caranya :

Langkah 1

Terlebih dahulu download image ios cisco berdasarkan seris cisco yang digunakan. Anda bisa mendownload image cisco di alamat ini http://startccna.blogspot.com/2012/11/download-cisco-ios-124.html dan GNS3 simulator tools disini http://www.gns3.net/download/ GNS3 bisa digunakan di berbagai platform Sistem operasi, dari linux, unix, mac os dan windows.

Langkah 2

Pilih seris cisco mana yang ingin digunakan sebagai contoh anda menginginkan template cisco 2800 bisa digunakan. Maka, ambil image ios cisco 2800. Kemudian ekstrak di direktory yang anda inginkan.

Langkah 3

Kemudian jalankan GNS3 pilih tab menu edit > IOS images and hypervisor nanti di hadapkan ke dialog baru dimana anda di pinta untuk memasukkan alamat image ios yang diinginkan tadi dan pilih cisco seris berapa. Seperti tampak pada gambar dibawah ini :

gns1

Kemudian akan muncul dialog menu ios images and hypervisor. Pilih image file nanti di hadapkan ke tempat penyimpanan image hasil ekstrak tadi pilih image yang digunakan. Contoh saya menggunakan cisco 2961 > open. Maka di bagian platform dan model akan berubah secara otomatis mengikuti seris image yang digunakan. Kemudian test setting dan save lalu close.

gns2

Langkah 4

Kemudian test running ios untuk memastikan apakah template cisco yang kita gunakan benar-benar bisa digunakan. Dengan cara klik dan tahan kemudian seret template cisco ke area gambar. Kemudian jalankan dan klik konsole. Dan lihat hasilnya.

gns3

gns4

gns6

gns7

Langkah 5

Dan akhirnya selesai… ini lah yang kenapa saya bilang GNS3 itu lebih mendekati kondisi real karena kita bisa melakukan konfignya menggunakan konsole/remote dari komputer sebenarnya bukan virtual. Nah selamat mencoba untuk template cisco lainnya ya… sampai jumpa di tutorial berikutnya. Nanti kita coba yang junos masuk ke template router di GNS3 dan PIX firewall.

Guntoro Barovih

Guntoro Barovih adalah seorang Dosen Program Studi Teknik Informatika di STMIK PalComTech

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

[+] kaskus emoticons nartzco