Mini MP3 Player Dengan Action Script 2.0

Bismillah, salam hangat bagi para pembaca sekalian. Anda tentu senang mendengarkan lagu bukan? Pada kesempatan ini, penulis akan membagi cara membuat aplikasi mini mp3 layer dengan menggunakan Flash ActionScript 2.0. Baiklah, simak langkah-langkahnya sebagai berikut:

Langkah 1

Buka aplikasi Flash yang anda miliki (penulis menggunakan versi CS 6), buat sebuah dokumen baru dengan ActionScript 2.0. Buatlah gambar objek mp3 player dengan tiga tombol dan dua movie clip. Movie clip diberi nama instan slider dan garis untuk volume, sedangkan tombol diberi nama instan play_btn, pause_btn dan stop_btn (lihat gambar). Tambahkan movie clip equalizer dan artis bila diinginkan. (Catatan : objek garis digambar dengan panjang 100 pixel).

mp31

Langkah 2

Objek equalizer merupakan movie clip yang berisi animasi dengan shape tween, sebagai berikut :

mp32

mp33

Tampilan pada Movie Clip equalizer

Langkah 3

Objek artis merupakan movie clip yang berisi keterangan nama penyanyi dan judul lagu yang diputar. Animasi movie clip menggunakan masking, seperti berikut :

mp34Tampilan pada Frame 35

mp35

Tampilan pada Frame 70

mp36

Tampilan pada Frame 100

Langkah 4

Import sebuah lagu dengan format yang dapat disupport Flash dari menu File – Import – Import to Library (penulis menggunakan lagu Waljinah – Ande Ande Lumut.mp3).

mp37

Langkah 5

Klik kanan lagu pada jendela Library, pilih Properties dan klik option Export for Action Script dan ketik nama identifier lagu.

mp38

Klik kanan pada layer pertama, pilih Action dan masukkan script berikut:

(Catatan : Kalimat yang dimulai dengan tanda // merupakan komentar sebagai penjelasan dari script yang digunakan).

artis.stop(); //menghentikan movie clip artis

equalizer.stop(); //menghentikan movie clip equalizer

artis._visible = false; //menyembunyikan movie clip artis

equalizer._visible = false; //menyembunyikan movie clip equalizer

Play = true; //membuat variabel Play yang bernilai true

Pause = false; //membuat variabel Pause yang bernilai false

Stop = false; //membuat variabel Stop yang bernilai false

//script membuat fungsi setelMusik utk memutar lagu

function setelMusik(){

musik = new Sound(); //mendeklarasikan variabel musik sebagai objek new Sound

musik.attachSound("lagu"); //lagu merupakan identifier yang diberikan utk lagu mp3

musik.start(0,999); //memulai lagu mulai dari awal dan di ulang hingga 999 kali

}

//script ketika tombol play ditekan

play_btn.onPress = function(){

equalizer.play(); //menjalankan movie clip equalizer

artis._visible = true; //menampilkan movie clip artis

equalizer._visible = true; //menampilkan movie clip equalizer

if(Play){

setelMusik(); //menjalankan fungsi setelMusik

artis.gotoAndPlay(2); //menjalankan movie clip artis mulai dari frame 2

}

if (Pause && !Stop){

artis.play(); //menjalankan movie clip artis

musik.start(posisi,999); //menjalankan musik mulai dari variabel posisi

Play = false; //variabel Play bernilai false

Stop = false; //variabel Stop bernilai false

}

if(Stop){

musik.start(0,999); //menjalankan musik

artis.gotoAndPlay(2); //menjalankan movie clip artis mulai dari frame 2

Play = false; //variabel Play bernilai false

Pause = false; //variabel Pause bernilai false

}

};

//script ketika tombol pause ditekan

pause_btn.onPress = function(){

posisi = Math.floor(musik.position/1000); //membuat variabel posisi sebagai penanda waktu musik berhenti

musik.stop(); //musik berhenti diputar

Play = false; //var Play bernilai false

Pause = true; //var Pause bernilai true

artis.stop(); //menghentikan movie clip artis

equalizer.stop(); //menghentiikan movie clip equalizer

};

//script ketika tombol stop ditekan

stop_btn.onPress = function(){

Play = false;

Stop = true;

musik.stop();

artis.gotoAndStop(1);

equalizer.stop();

artis._visible = false;

equalizer._visible = false;

};

//script ketika slider ditekan

slider.onPress = function() {

kanan = _root.garis._x+100; //nilai 100 merupakan panjang dari objek garis

kiri = _root.garis._x; //membuat batas kiri dari objek garis

atas = _root.garis._y; //membuat batas atas dari objek garis

bawah = _root.garis._y; //membuat batas bawah dari objek garis

startDrag(this, true, kiri, atas, kanan, bawah); //membuat slider dapat digeser sesuai parameter objek garis

};

//script ketika slider di klik dan drag dengan mouse

slider.onMouseMove = function() {

myPoint = new Object(); //mendeklarasikan var myPoint sebagai objek baru

myPoint.x = this._x; //nilai var myPoint pada sumbu x sama dengan koord. slider pada sumbu x

myPoint.y = this._y; //nilai var myPoint pada sumbu y sama dengan koord. slider pada sumbu y

_root.garis.globalToLocal(myPoint);

_root.musik.setVolume(myPoint.x); //menyesuaikan volume musik sesuai parameter nilai mypoint

};

//script ketika slider dilepas dari mouse

slider.onRelease = slider.onReleaseOutside=function () {

stopDrag();

};

Hasil :

Eka Prasetya Adhy Sugara

Dosen Tetap Program Studi Desain Komunikasi Visual Politeknik PalComTech

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

[+] kaskus emoticons nartzco