Posts by Triyanto:

    Menganalisa Jaringan Menggunakan Ping dan Trace Route

    September 15th, 2011

    Terkadang  alamat web yang sering kita kunjungi mengalami disconnect atau tidak dapat diakses secepat biasanya, Hmm.., hal ini dapat terjadi karena beberapa sebab:

    • yang paling sering adalah karena jalur internet yang kita lalui memang sedang melambat atau penuh ( antrian )

     

    • server dari alamat web yang kita kunjungi tersebut sedang diakses oleh banyak orang

    sehingga membutuhkan waktu bagi server web tersebut untuk memproses permintaan kita.
    Memang sulit untuk mendeteksi permasalahan diatas, tetapi ada beberapa software yang dapat membantu kita untuk mendeteksi kondisi jaringan yang kita akses.

    ping dan traceroute.

    Ping bekerja dengan mengirimkan sebuah paket data yang disebut dengan Internet Control Message Protocol (ICMP) Echo Request.
    Paket ICMP ini biasanya digunakan untuk mengirimkan informasi tentang kondisi
    jaringan antara dua host (komputer).

     Penggunaan ping cukup sederhana, kita tinggal mengetikkan : ping namahost,dimana
    namahost adalah nama atau nomor IP dari host yang kita tuju.

     ping berguna untuk melakukan tes konektivitas pada jaringan
    dan untuk memperkirakan kecepatan koneksi.

    yang terjadi ketika kita melakukan ping ke www.palcomtech.com adalah kita mengirim satu paket ICMP Echo Request, setiap detik ke host tersebut. Ketika program ping kita memperoleh Echo Reply dari host yang kita tuju (www.palcomtech.com), dia akan mencetak respon tersebut ke layar yang menunjukkan ke kita beberapa informasi :

    yang pertama adalah nomor IP dari mana ping memperoleh Echo Reply, biasanya IP ini adalah IP dari host yang kita tuju (www.palcomtech.com),

    yang kedua adalah nomor urut (ICMP Sequence), yang dimulai dari 0 dan seterusnya, yang ketiga adalah Time To Live (TTL) dan yang terakhir adalah berapa mili detik waktu yang diperlukan untuk program ping mendapatkan balasan.

    Untuk menghentikan proses ping, tekan Ctrl+C, setelah itu ping akan mencetak informasi tentang berapa paket yang telah dikirimkan, berapa yang diterima, persentasi paket yang hilang dan angka maksimum, minimum serta rata-rata dari waktu yang dibutuhkan oleh paket tersebut untuk melakukan perjalanan pulang pergi.

    traceroute (atau tracert di dalam windows)

    yang akan menunjukkan pada kita jalur router yang dilewati oleh paket yang kita kirimkan ke host tertentu. Berikut ini adalah contoh hasil traceroute ke www.palcomtech.com

    Traceroute akan menampilkan titik-titik perantara yang menjembati anda dan titik tujuan anda, ‘jembatan’ inilah yang biasa disebut dengan router, data yang anda kirimkan akan meloncat melewati jembatan-jembatan ini. Ada tiga buah waktu yang menunjukkan berapa waktu yang dibutuhkan oleh paket tersebut untuk berjalan dari komputer anda ke router. Traceroute menggunakan prinsip TTL dan paket ICMP yang sudah kita singgung diatas.

    Traceroute mengirimkan sebuah paket ke port UDP yang tidak dipakai oleh servis lain pada komputer tujuan (defaultnya adalah port 33434). Untuk tiga paket pertama, traceroute mengirimkan paket yang memiliki TTL satu, maka sesampainya paket tersebut  pada router pertama (menghasilkan loncatan yang pertama) TTL akan dikurangi dengan satu sehingga menjadi 0 kemudian paket tersebut akan di drop.

    Berikutnya router tersebut akan mengirimkan paket ICMP ke komputer kita yang berisi pemberitahuan bahwa TTL dari paket yang kita kirimkan sudah habis dan paket yang kita kirimkan di drop. Dari pesan ini, traceroute dapat menentukan nama router tempat data kita meloncat dan berapa waktu yang dibutuhkannya. Berikutnya traceroute akan mengirimkan paket dengan  nilai TTL yang ditambah satu demi satu sampai host tujuan dicapai. Karena itu traceroute menggunakan port yang tidak dipakai oleh servis lain sehingga paket yang dikirim mendapat respon dan tidak ‘dimakan’ oleh servis lain yang mungkin ada.

    Dikombinasikan dengan ping, traceroute menjadi alat analisa jaringan yang baik dengan melihat loncatan mana yang memakan waktu yang besar atau paket yang di drop, kita dapat  menentukan dimana titik kritisnya. Kemudian dengan melakukan ping pada titik tersebut dan satu titik sebelumnya, kita dapat menemukan masalah yang ada dalam jaringan kita.

     

    Sumber : http://ezine.echo.or.id/ezine3/ez-r03-samuel-analisa_jaringan_dengan_ping&&traceroute.txt

    3 Comments "

    Mengintip Windows 8

    September 15th, 2011

    Desktop gaya Metro yang diperkenalkan di Windows 8

    Mekipun belum resmi diumumkan, Windows 8 sudah menarik perhatian banyak orang. Tak ayal, banyak juga yang menerka-nerka tentang fasilitas dan kemampuan yang bakal ada di Windows 8. Situs The Windows Club (www.thewindowsclub.com) sempat menguak sedikit tentang Windows anyar ini, hhm… kira-kira seperti apa windows 8 ini?

    Menurut situs tersebut, Windows 8 memiliki antarmuka yang cukup cantik serta dioptimalkan untuk perangkat berlayar sentuh (touch screen), Microsoft menyebutnya sebagai gaya Metro (Metro style). Semua kontrol di Windows 8 sepertinya akan menyenangkan jika dilakukan lewat sentuhan. Begitupun dengan “rasa” browsing dengan Internet Explorer yang meletakkan tampilan situs tepat di tengah perangkat yang menggunakan Windows. Meski demikian, Windows 8 tetap dapat dipakai di perangkat PC desktop biasa dengan memakai mouse.

    Inilah start menu di Windows 8

     Aplikasi-aplikasi di Metro disebut-sebut lebih mudah “diajak” kerjasama serta dapat berkomunikasi antara satu dengan lainnya dengan lebih baik. Sebagai contoh, kita bisa dengan mudah memilih lalu mengirim foto lewat email dari tempat berbeda, seperti: Facebook, Flickr (portal foto online) atau dari hard disk. File foto tadi, berikut file-file data lain, dengan mudah bisa disinkronisasikan ke perangkat lain yang menggunakan Windows 8 melalui internet (cloud) dengan bantuan layanan Sky Drive dari Microsoft.

     Keyboard dan aplikasi di Windows 8

    Penyempurnaan Windows 7

    Kalau kamu mengatan WIndows 7 adalah “keren”, maka Windows 8 merupakan penyempurnaan dari kata “keren” tadi. Perbaikan kinerja, keamanan, privasi, serta reliabilitas sistem adalah beberapa landasan utama yang disempurnakan dari Windows 7 untuk kemudian disuguhkan di Windows 8. Di versi anyar ini pula Microsoft menyempurnakan Task Manager-nya, Windows Explorer-nya, serta fleskibilitas yang lebih baik buat yang mau menggunakan banyak layar monitor (multi screen).

    Bagaimana dengan kebutuhan hardware?

    Pertanyaan di atas banyak dilayangkan oleh penggila Windows dengan sistem lawas. Tapi sebelumnya PCplus kasih info dulu nih kalau Windows 8 nantinya bisa berjalan di beragam sistem dengan beragam ukuran layar. Ia mendukung prosesor berbasis arsitektur ARM dan prosesor  x86 (termasuk 32bit dan 64bit). Ini berarti selain di tablet PC Windows 8 juga bisa dijalankan di netbook, notebook atau desktop PC. Bahkan Microsoft mengklaim produknya ini bisa dijalankan mulai dari tablet berukuran 10 inci sampai layar berdefinisi tinggi ukuran 27 inci.

    Bagaimana, mulai tertarik untuk mencoba? Bisa kok. Unduh saja versi preview developernya di http://msdn.microsoft.com/en-us/windows/apps/br229516. Selamat mencoba!

    Sumber: http://www.tabloidpcplus.com/

    4 Comments "