Fakta – Fakta Tentang WPAP Yang Masih Jarang Diketahui By UKM PalComTech Digital Art (PDA)

1

Tahukah kamu apa itu WPAP ? Yapp, gambar diatas adalah contoh dari kesenian WPAP yang sekarang sedang ramai di kalangan seni Indonesia maupun Internasional.

Karya seni ini memiliki ciri khas tersendiri dalam teknik penciptaannya. Yaitu kamu bakal melihat kotak-kotak warna-warni pada sebuah bidang objek tanpa menghilangkan karakteristik dari objek tersebut. Dan pada WPAP,kamu ngga bakal melihat adanya sebuah lengkungan. Kenapa? Karena inilah ciri khas dari WPAP itu sendiri sehingga karya seni  ini menjadi terlihat unik.

Apa kepanjangan dari WPAP ?

WPAP adalah kependekan dari Wedha’s Pop Art Portrait. Karya ini mulai tercipta pada era 1990, Dan tahukah kamu ? Apa saja fakta menarik pada karya seni yang satu ini ?

  • Pencipta WPAP adalah orang Indonesia

Percayalah, jika kamu menganggap bahwa WPAP berasal dari luar negeri, itu salah besar ! Justru penemunya adalah dari negeri kita tercinta. Siapakah orangnya ? Ini Dia orangnya :

2

Beliau bernama Wedha Abdul Rasyid. Beliau adalah putra asli Pekalongan loh,, :) .

  • Dulu namanya bukan WPAP

Dulu memang nama karya ini bukan WPAP. Tapi dulu namanya FMB (Foto Marak Berkotak). Nama ini akhirnya berubah menjadi Wedha’s Pop Art Portrait (WPAP) setelah tahun 2007 ditetapkan sebagai gaya baru dalam dunia Pop Art.

3

  • Berawal dari permasalahan mata

Ketika usia beliau memasuki kepala 4. Tepatnya 40 tahun,ketajaman matanya menurun,sehingga sudah tak mampu untuk membuat gambar realis yang memiliki tingkat kesulitan yang tinggi.

Akhirnya beliau memutuskan untuk membuat sebuah gambar yang dimana disitu tak perlu menggunakan warna dan detail yang sulit. Setelah mencoba berulang kali,akhirnya terciptalah karya baru WPAP. Ini membuktikan bahwa kekurangan ternyata masih bisa dimaksimalkan menjadi sebuah kelebihan.

4

  • Wedha Abdul Rasyid adalah lulusan SMA

Siapa sangka bahwa pencipta karya ini hanyalah tamatan SMA. Ini tentu menjadi inspirasi untuk kita semua bahwa kita yang mungkin memiliki pendidikan lebih tinggi, lebih mampu untuk menciptakan karya-karya baru.

Ok, sekian dulu artikel dari kami. Sampai jumpa di artikel kami selanjutnya ya.

Penulis : Ria Kumala (UKM PDA)

Yarza Aprizal

Yarza adalah seorang Kemahasiswaan di STMIK-POlTEK PalComTech

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

[+] kaskus emoticons nartzco


Shares