Partisipasi Mahasiswa STMIK-Poltek PalComTech Dalam Kegiatan Kopertis “Workshop Pendidikan Karakter Bagi Mahasiswa Perguruan Tinggi Dalam Lingkungan Kopertis Wilayah II”

Kopertis Wilayah ll Palembang kembali mengadakan Workshop Pendidikan Karakter Bagi Mahasiswa Perguruan Tinggi  Dalam Lingkungan Kopertis Wilayah II (Provinsi Sumatera Selatan, Bengkulu, Bangka-Belitung dan Lampung), yang bertempat di Hotel Emilia Jl. Letkol Iskandar No. 28 (Komplek PIM) Palembang pada tanggal 14 – 15  September 2016.

Kegiatan yang diikuti oleh 1 Orang Perwakilan tiap-tiap PTS di lingkungan Kopertis Wilayah II, diantaranya STMIK Prabumulih, STMIK MDP Palembang, STISIPOL Dhanna Wacana Metro Lampung, STMIK Pringsewu Lampung, STKIES Muhammadiyah Palembang, Universitas Bandar Lampung, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Lembah Dempo Pagar Alam, Universitas Muhammdiyah Palembang, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mitra Lampung Bertujuan untuk Memahami karakter dari diri sendiri, Menjadi mahasiswa yang memiliki karakter yang lebih baik dan Membuang nilai-nilai karakter yang tidak baik, serta Menyaring atau memilah nilai-nilai budaya bangsa sendiri dan menyaring nilai-nilai dari budaya bangsa lain yang positif untuk membuat masyarakat indonesia menjadi berbudaya dan bermatabat. yang mana 1 orang perwakilan mahasiswa dari STMIK PalComTech yang diwakilkan oleh Tiara De Shella  (Prodi Sistem Informasi) Sedangkan Politeknik PalComTech diwakili oleh Wahyu Kurnia Sandi (Prodi Desain Komunikasi Visual).

Pembukaan berlangsung pada pukul 14.00 setelah diadakan makan siang bersama yang dilanjutkan dengan Materi pertama disampaikan oleh Bpk. Prof.Andi Alfatih.Adm. beliau menjelaskan tentang arti dari “Karakter”. Menurut beliau Karakter adalah watak atau kelakukan rohani, secara sikap dan perilaku. Watak dapat berkembang oleh lingkungan dan juga di pengaruhi oleh lingkungan pula.

2

Bpk.Prof.Andi Alfatih.Adm. menjelaskan bahwa karakter dapat dipelihara dengan memiliki lingkungan yang baik. Selain itu, Prof. Andi Alfatih. Adm. Juga menjelaskan tentang peran pemuda sebagai berikut :

  1. Kekuatan moral yaitu berkekuatan moral dengan beretika, moralitas, meningkatkan kesadaran hukum, memperkuat iman dan takwa serta ketahanan mental spiritual.
  2. Kontrol Sosial Memperkuat wawasan kebangsaan, membangkitkan kesadaran atas tanggung jawab, hak dan kewajiban sebagai warga negara.
  3. Sebagai agen perubahan pemuda diharapkan mengembangkan pendidikan dan demokratis, sumber daya ekonomi, kepedulian ke masyarakat, ilmu pengetahuan dan teknologi, olahraga, seni dan budaya kepedulian terhadap lingkungan hidup, pendidikan kewirausahaan, serta kepemimpinan dan kepeloporan pemuda.

Materi kedua disampaikan oleh Dr. Farida R Wargada, Dosen FKIP Universitas Sriwijaya pada pukul 16:30 WIB. Beliau menyampaikan sebuah materi tentang Pendidikan Karakter.  Pendidikan Karakter adalah nilai pendidikan budipekerti, moral dan watak yang bertujuan mengembangkan kemampuan perserta didik dalam memberikan keputisan baik buruk dalam kehidupan sehari-hari.

3

Beliau menjelaskan tentang nilai-nilai yang harus di tanamkan pada Karakter Mahasiswa yaitu ;

  • Bersih mencakup dalam kebersihan jasmani, rohani, fikiran fisik dan hati.
  • Rapih yaitu dalam berpakaian dan pekerjaan serta sikap.
  • Nyaman, dalam hal nyaman itu sangat banyak, termasuk dalam berkerja atau menjalani rutinitas kita sehari-hari. Kita harus membuat semua terasa sangat nyaman atau baik untuk diri kita sendiri agar kita menjalani hal tersebut menjadi lebih bersemangat dan membuat kita berfikir untuk lebih mensyukuri hidup.
  • Disiplin dalam kehidupan sehari-hari di dalam pekerjaan atau rutinitas dirumah atau dimana saja.
  • Sopan yaitu harus lebih menghargai orang lain di sekitar kita baik tua atau muda.
  • Santun yaitu mentaati peraturan, hukum yang berlaku disekitar kita.
  • Bisa bahasa inggris dan komputer
  • Disiplin (waktu, belajar dan organisasi)
  • Bekerja dalam kelompok (team work)
  • Berpikir kritis
  • Melatih etika
  • Ikut kegiatan ekstrakurikuler
  • Mencari ilmu sebanyak-banyaknya
  • Melatih soft skill

Hari 2 ( 07 September 2016 )

Materi keempat yang disampaikan oleh Bpk. Prof.Dr.Alfitri, M. SI dimulai pada pukul 08:00 WIB. Beliau menyampaikan Tujuan dari Pendidikan Karakter yaitu dikarnakan Indonesia akan menghadapi era keemasan dimana generasi mudanya akan lebih banyak. Bpk. Prof. Dr. Alfitri, M. SI juga menjelaskan tentang umur atau kecerdasan suatu negara tidak menentukan kemajuan negara tersebut. Perbedaan yang membedakan suatu negara adalah pola fikirnya, sikap dan perilaku dari negara tersebut yang dibentuk sepanjang tahun melalui kebudayaan investasi, kerjakeras dan tepat waktu. Indonesia miskin dan terbelakang karna perilaku dan pendidikan yang kurang kemauan untuk mematuhi prinsip dasar. Adanya perubahan dalam suatu negara harus dimulai dari diri kita sendiri. Dan juga kita bisa menanamkan  prinsip dasar yang baik dari di usia sedini mungkin.

Diharapkan setelah mengikuti workshop ini diharapkan Mahasiswa yang mengikuti pelatihan mampu mensosialisasikan tentang bagaimana menjadi generasi muda yang beretika, jujur, bertanggung jawab dan santun. Agar membentuk suatu negara yang lebih maju dan bisa mengubah kriteria bangsa indonesia menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya.

Galeri Foto : 

Yarza Aprizal

Yarza adalah seorang Kemahasiswaan di STMIK-POlTEK PalComTech

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

[+] kaskus emoticons nartzco


Shares